LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggulirkan program bantuan ternak sapi untuk masyarakat yang terdampak banjir, menjelang tradisi Meugang Ramadhan. Sebanyak 1.109 ekor sapi dengan total anggaran Rp19,5 miliar yang bersumber dari bantuan Presiden RI Prabowo Subianto akan disalurkan ke 852 desa (gampong) di wilayah tersebut.
Plt Sekretaris Daerah Aceh Utara, Dr. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., menyampaikan dalam konferensi pemaparan penanganan pascabencana, Senin (16/2/2026), alokasi bantuan telah dihitung berdasarkan tingkat dampak banjir di masing-masing desa. Gampong yang mengalami kerusakan lebih berat akan memperoleh jatah lebih dari satu ekor sapi.
Ia menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. Aceh Utara sendiri tercatat sebagai salah satu daerah dengan alokasi bantuan terbesar di Provinsi Aceh.
Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan saat Meugang, bantuan tersebut juga dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak banjir.
Awalnya, bantuan hanya direncanakan untuk 361 desa terdampak. Namun, berdasarkan hasil rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), cakupan penerima diperluas hingga mencakup seluruh desa dengan mengedepankan prinsip kebersamaan.
Sejumlah kecamatan yang terdampak paling parah, seperti Langkahan, Baktiya, Sawang, dan Muara Batu, akan memperoleh tambahan alokasi sesuai tingkat kerusakan dan jumlah kepala keluarga.
Untuk memastikan tata kelola yang akuntabel, proses pencairan dana pembelian sapi dilakukan melalui rekening kelompok masyarakat di masing-masing gampong. “Kita (Pemda) juga membuka ruang pengawasan publik, termasuk peran media, agar distribusi daging berjalan adil, merata, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat menjelang Meugang Ramadhan,” pungkas Jamaluddin. [] CUT ISLAMANDA
