• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi
Kamis, 15 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Insipiratif
Your text
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI
No Result
View All Result
Portal Insipiratif
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi

Kata Disperindagkop Aceh Utara Soal Fenomena Gas Elpiji 3Kg di Lapangan

by Redaksi
18 November 2025
in Tak Berkategori
A A
Bagikan ke FBBagikan ke WASCAN

ACEH UTARA — Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Aceh Utara menanggapi kasus gas Elpiji 3 kilogram yang disebut-sebut di lapangan langka.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Aceh Utara, Irwandi, gas ‘melon’ itu sebenarnya tidak mengalami kelangkaan. Dengan kuota yang ada saat ini justru lebih dari cukup.

“Yang terjadi saat ini di Aceh Utara sebenarnya kalau kita katakan langka, tidak terjadi kelangkaan,” ujar Irwandi saat memberikan tanggapan ke sejumlah wartawan di kantor bupati, Senin (17/11/2025).

Irwandi menyebut pihaknya memprediksi kebutuhan gas Elpiji 3 kilogram di Aceh Utara seperti pada Juli 2025 sekitar 13.700 metrik ton atau hampir 5 juta tabung. Ia membayangkan gas sebanyak itu tidak akan membuat kelangkaan di lapangan.

“Nah, kalau kita kalkulasikan dengan angka 5 juta tabung, apakah terjadi kelangkaan? Kalau menurut saya itu tidak terjadi kelangkaan. Karena apa? Karena itu akan melebihi kuota,” sebut Irwandi lagi.

Irwandi mencotohkan, dalam satu pangkalan, pihak pangkalan menerima pasokan gas dua kali dalam sepekan, sedangkan satu pangkalan terkadang mendapatkan jatah gas 80, 100 hingga 150 tabung.

“Jadi (tiap pangakalan) itu berbeda-beda kebutuhan. Yang terjadi saat ini kenapa hampir terjadi kelangkaan, bahwasanya karena kita memperingati Hari Maulid. Jadi kebutuhan gas itu saat ini meningkat. Nah, yang terjadi saat ini di pangkalan-pangkalan gas itu tidak mencukupi,” ucapnya.

Dia mengatakan lagi, kecukupan gas Elpiji di masyarakat tentu akan selalu stabil, terlebih pihak pangkalan memberitahukan agen terkait acara maulid dan memohon penambahan kuota.[]

Next Post

Dewantara FC Matangkan Persiapan Hadapi Piala Bupati–Wakil Bupati Cup II Aceh Utara 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube RSS

Tentang Kami

PortalInspiratif.com adalah media daring yang menyajikan berita, kisah, dan gagasan inspiratif dari berbagai bidang. Berkomitmen pada kredibilitas dan perubahan positif, kami mengundang pembaca untuk berbagi cerita yang membangun semangat dan dampak bagi masyarakat.

Rubrik

  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintah
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

© 2025 Portal Inspiratif -Diterbitkan oleh PT Hafiza Media Nusantara.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI

© 2025 Portal Inspiratif -Diterbitkan oleh PT Hafiza Media Nusantara.