LHOKSUKON – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto merespon positif usulan Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, terkait pemberian bantuan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga berstatus Kartu Keluarga (KK) gantung.
Persetujuan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB kepada Ayah Wa di sela-sela kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama para pengungsi di Ule Reubek Timur, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Sabtu.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa komitmen tersebut merupakan langkah maju bagi pemenuhan hak hunian warga terdampak bencana yang selama ini terhambat aturan administrasi satu rumah satu bantuan.
“Iya benar, Kepala BNPB menyampaikan langsung kepada Ayah Wa. Beliau merespon permintaan Bupati agar rumah yang dihuni lebih dari satu KK atau KK gantung juga diberikan hak yang sama untuk mendapatkan Huntap,” ujar Muntasir.
Guna mempercepat realisasi bantuan tersebut, Pemkab Aceh Utara menginstruksikan kepada seluruh kepala desa (Geuchik) untuk segera melakukan pendataan valid di lapangan.
“Kami mengimbau kepada para Geuchik agar segera mengirimkan data KK gantung ke Camat untuk kemudian diteruskan ke Posko BPBD. Data ini nantinya akan diusulkan dan ditetapkan oleh Bupati Aceh Utara sebagai dasar pemberian bantuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Kebijakan ini diambil Ayah Wa sebagai solusi bagi keluarga yang selama ini tinggal bersama dalam satu atap yang rusak akibat bencana, sehingga masing-masing KK nantinya bisa memiliki hunian tetap yang mandiri.
Pemerintah daerah berharap langkah proaktif ini dapat segera menuntaskan persoalan pemukiman bagi para pengungsi di wilayah Aceh Utara secara menyeluruh dan berkeadilan.(RIZKA SILVIA)


