LHOKSEUMAWE – Ramadan di Kota Lhokseumawe selalu identik dengan aroma khas Kanji Rumbi yang menggugah selera. Tradisi kuliner legendaris ini kembali dirawat dan dilestarikan, kali ini bersama mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang turut ambil bagian membantu proses memasak di Mesjid Kota Lhokseumawe, Jum’at (20/2/2026).
Sejak siang hari, para mahasiswa bersama jamaah dan warga tampak bergotong royong menyiapkan bahan, mengaduk bubur dalam kuali besar, hingga memastikan Kanji Rumbi matang sempurna untuk dibagikan kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Suasana hangat penuh canda dan kebersamaan terasa menyatu di halaman masjid.
Kehadiran mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 bukan sekadar membantu secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah dengan masyarakat Tanah Serambi. Mereka membaur tanpa sekat, belajar langsung tentang kearifan lokal dan makna kebersamaan dalam tradisi Ramadan di Aceh.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kami bahwa pengabdian terbaik dimulai dari kebersamaan yang tulus bersama masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa di sela kegiatan.
Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama jamaah dan warga sekitar. Duduk bersisian, menikmati Kanji Rumbi yang telah dimasak bersama, menjadi penutup manis yang sarat makna. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan dan gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Lhokseumawe.
Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 pun menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. Mereka berharap silaturahmi yang terjalin di bulan suci ini semakin memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga.


