LHOKSEUMAWE – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya membuka secara resmi Bazar Ramadan 2026 di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu, sebagai upaya mendorong pertumbuhan industri kreatif di daerah tersebut.
Pembukaan kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL) bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe ini ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional rapai oleh Menparekraf bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Lhokseumawe atas peluncuran Bazar Ramadan 2026 ini. Dari stan yang kami kunjungi, terlihat potensi luar biasa dari produk industri kreatif lokal,” kata Teuku Riefky di Lhokseumawe, Rabu.
Menurut Riefky, sejumlah subsektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan kriya sudah menunjukkan perkembangan yang menonjol. Namun, ia juga mendorong agar potensi kreativitas generasi muda di bidang digital, seperti gim, aplikasi, dan musik, dapat terus diberikan ruang untuk berkembang.
Ia menjelaskan bahwa saat ini banyak kepala daerah di Indonesia tengah bersaing menampilkan keunggulan industri kreatif masing-masing agar merek lokal mampu menembus pasar nasional.
“Kami di kementerian siap berkolaborasi untuk mendukung industri kreatif Kota Lhokseumawe agar produknya tidak hanya dikenal di daerah, tapi juga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Terkait upaya pemulihan ekonomi kreatif pascabencana di beberapa wilayah Aceh, Menparekraf menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Ia mengakui daerah terdampak membutuhkan waktu dan penanganan khusus untuk bangkit kembali.
Salah satu langkah konkret yang ia soroti adalah peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang melibatkan masyarakat terdampak bencana dalam memproduksi komoditas kreatif, seperti mukena.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya kita mengaktivasi kembali para pelaku industri kreatif di wilayah terdampak agar karya-karya mereka kembali hidup,” tutur Riefky.
Selain membuka bazar, rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta peninjauan stan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memadati kawasan Lapangan Hiraq.
Turut hadir dalam acara tersebut Pj Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar beserta jajaran pejabat daerah terkait.()

