• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi
Kamis, 15 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Insipiratif
Your text
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI
No Result
View All Result
Portal Insipiratif
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi

Ratusan warga ‘serbu’ rumah jurnalis Jamal untuk Ambil Bantuan, “Kami sangat terbantu”

by Redaksi
22 Desember 2025
in Tak Berkategori
A A
Bagikan ke FBBagikan ke WASCAN

ACEH UTARA — Ratusan warga korban bencana banjir bandang menyerbu rumah milik jurnalis Jamaluddin Idris alias Jamal di Dusun Peut Sagoe, Desa Matang Seuke Pulot, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu 20 Desember 2025. Mereka datang untuk mengambil bantuan tanggap darurat.

Bantuan yang diserahkan oleh Jurnalis Jamal kepada masyarakat berupa beras, minyak goreng, mie instan, telur ayam, sarden, roti, air mineral, pembalut wanita, Pampers, dan banyak lainnya. Bantuan ini merupakan donasi dari AKABRI 76 dan PUNTADEWA AKMIL 2006 PEDULI BENCANA.

Jurnalis Jamal memiliki inisiatif untuk membagikan bantuan itu kepada korban banjir secara adil dan transparan. Ratusan warga datang berbondong-bondong. Terlihat paling dominan ibu-ibu yang membawa anak-anak kecil mereka untuk mendapatkan tambahan pampers, disamping bantuan lain.

Jurnalis Jamal berujar “saya tidak menyangka begitu banyak warga datang ke rumah saya dan saya membagikan bantuan kepada warga satu-persatu. Antrean panjang di depan rumah saya.”

“Bantuan ini diserahkan kepada saya dan saya punya niat yang kuat membagikan kepada masyarakat dan itu inisiatif saya. Terima kasih kepada AKABRI 76 dan PUNTADEWA AKMIL 2006 PEDULI BENCANA,” sambungnya.

Jurnalis Jamal juga merupakan korban bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis 26 November 2025, sekitar pukul 00.25 WIB. Rumah miliknya mengalami kerusakan yang luar biasa termasuk seluruh peralatan elektronik dan peralatan kerja jurnalistik rusak total. Semua tidak bisa diselamatkan termasuk kendaraan yang digunakan sehari-hari untuk melancarkan tugas jurnalistik.

Jurnalis Jamal tidak bisa beraktivitas semenjak banjir bandang tersebut dan menetap di desanya bersama warga lainnya. Dia berujar bahwa bantuan terbesar yang pernah didapatkan selama banjir bandang antara lain dari AKABRI 76 dan PUNTADEWA AKMIL 2006 PEDULI BENCANA dan ada juga bantuan serupa namun bersifat pribadi dari Kapolres Lhokseumawe.

“Kalau dari pemerintah daerah harus dibilang nihil. Kalau pun ada tetapi sangat sedikit tidak mencukupi beberapa jika dikonsumsi. Tetapi Alhamdulillah kan saya punya relasi, jadi bisa menghubungi sana-sini. Termasuk dari organisasi profesi juga boleh dibilang ada yang disalurkan,” kata Jurnalis media online ini.

Jurnalis Jamal mengungkapkan banjir bandang yang menerjang kediamannya dengan ketinggian 3,4 meter. Banyak rumah warga yang hilang diterjang banjir itu bahkan salah satu anak balita menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga mengungsi beberapa titik dan pada hari pertama hingga kedua tanpa makanan dan minuman.

“Bayangkan dua hari total tidak ada makanan. Bahkan di kampung ini ada yang mengonsumsi kelapa dan air hujan. Mereka tetap berusaha bertahan dan menyelamatkan nyawa mereka. Lebih parah dari Tsunami bencana ini karena lumpur yang disisakan setelah banjir sangat tebal dan susah dibersihkan di rumah-rumah warga,” ungkap dia.

Lokasi desa Jurnalis Jamal berada sangat dekat dengan bendungan Langkahan dan banjir itu terjadi akibat beberapa anak sungai bendungan itu jebol, sehingga air begitu cepat mengaliri ke sejumlah desa. Beberapa desa lain di Kecamatan Tanah Jambo Aye justru lebih parah bahkan merenggut banyak korban jiwa.

Sehari sebelum banjir itu tanggal 26 November, listrik padam hingga Senin 22 Desember. Hujan terus mengguyur wilayah tersebut dan sebagian warga yang telah menghuni rumah-rumah mereka trauma berat dan khawatir jika bencana itu datang lagi.[]

Next Post

Kabag Ops Polres Lhokseumawe Tinjau Kesiapan Pos Pelayanan Operasi Lilin Seulawah di Krueng Geukueh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube RSS

Tentang Kami

PortalInspiratif.com adalah media daring yang menyajikan berita, kisah, dan gagasan inspiratif dari berbagai bidang. Berkomitmen pada kredibilitas dan perubahan positif, kami mengundang pembaca untuk berbagi cerita yang membangun semangat dan dampak bagi masyarakat.

Rubrik

  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintah
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

© 2025 Portal Inspiratif -Diterbitkan oleh PT Hafiza Media Nusantara.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI

© 2025 Portal Inspiratif -Diterbitkan oleh PT Hafiza Media Nusantara.