ACEH UTARA — Warga terdampak musibah di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menerima bantuan program Serbuan Beras Merah Putih yang disalurkan melalui Korem 011/Lilawangsa dan difasilitasi oleh AOCC, Sabtu (14/2/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah desa, yakni Desa Buket Lung Bata, Desa Buket Dara Baro, Desa Buket Monsukon, dan Desa Matang Reudeup. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 13 Baktiya, Gunawan Siregar, beserta para Babinsa.
Bantuan beras diberikan kepada keluarga yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana yang melanda wilayah tersebut.
Komandan Korem 011/Lilawangsa melalui Ketua AOCC, Teuku Muhammad, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat Aceh Utara yang tengah menghadapi masa sulit.
“Serbuan Beras Merah Putih ini adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Sejumlah warga penerima bantuan tampak haru saat menerima beras Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Presiden dan Tentara Nasional Indonesia yang telah peduli kepada kami,” ujar salah seorang warga.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan relawan, diharapkan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan di Baktiya.
Sementara itu, para keuchik di masing-masing desa menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Mereka juga berharap adanya bantuan lanjutan bagi warga yang masih terdampak banjir.
Pembina AOCC dan Yayasan Tahfidzul Quran Samudera Pasai Mulia , Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Badruddin Syah ZFA , mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden,dan Korem 11/Lilawangsa atas bantuan tersebut dan mengharapkan bantuan kemanusiaan ini bisa terus berlanjut sampai para pengungsi ini kembali ke rumah nya kembali , setelah itu perlu dipikirkan bagaimana menata kehidupan mereka agar kembali mandiri seperti sebelumnya .
