• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privasi
Sabtu, 25 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Portal Insipiratif
Your text
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI
No Result
View All Result
Portal Insipiratif
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • News
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi

27 Pelanggar Terjaring Dalam Razia Busana di Aceh Utara

by Redaksi
24 April 2026
in Tak Berkategori
A A
Bagikan ke FBBagikan ke WASCAN

LHOKSUKON – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Utara menggelar razia gabungan pengawasan syariat Islam di lintasan nasional Medan – Banda Aceh, kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Jumat (24/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasatpol PP dan WH Aceh, Tarmizi, SP.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dihadiri Kasatpol PP dan WH Aceh Utara, Iskandar, yang didampingi Kabid Wilayatul Hisbah Aceh Utara, Muhammad Faisal. Operasi ini juga melibatkan unsur Muspika Lhoksukon dan Dinas Perhubungan setempat.

Kasatpol PP dan WH Aceh, Tarmizi, SP, menegaskan, razia ini bukan semata-mata penindakan hukum, melainkan upaya preventif untuk menjaga marwah syariat di Bumi Serambi Mekkah.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai aturan Qanun yang berlaku. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa berpakaian sopan sesuai dengan nilai-nilai islami yang menjadi identitas Aceh,” ujar Tarmizi.

Sementara itu, Kabid WH Aceh Utara, Muhammad Faisal mengatakan, razia ini difokuskan pada penegakan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang pelaksanaan Syariat Islam, khususnya pada pasal yang mengatur tentang kewajiban berbusana islami di khalayak publik.

“Untuk hari ini ada 27 pelanggar yang terjaring dengan kategori pelanggaran wanita berbusana ketat dan pria yang memakai celana pendek di atas lutut. Para pelanggar didata, diberikan pembinaan di tempat, serta diingatkan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut,” ungkap Faisal.

Faisal menambahkan, sinergi lintas instansi ini sangat penting untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif di titik-titik strategis dalam Kabupaten Aceh Utara.

Next Post

Curi Tas Jamaah Saat Shalat Asar, Terduga Pelaku Diamankan Polsek Banda Sakti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube RSS

Tentang Kami

PortalInspiratif.com adalah media daring yang menyajikan berita, kisah, dan gagasan inspiratif dari berbagai bidang. Berkomitmen pada kredibilitas dan perubahan positif, kami mengundang pembaca untuk berbagi cerita yang membangun semangat dan dampak bagi masyarakat.

Rubrik

  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintah
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi
  • TNI
  • Uncategorized

© 2025 Portal Inspiratif -Diterbitkan oleh PT Hafiza Media Nusantara.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Featured
  • Opini
  • Advertorial
  • Agama
  • Artikel
  • Bisnis
  • Daerah
  • Lainnya
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pertanian
    • Politik
    • Polri
    • Teknologi
    • TNI

© 2025 Portal Inspiratif -Diterbitkan oleh PT Hafiza Media Nusantara.