ACEH – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, dan Kapolri beserta seluruh jajarannya atas dukungan penuh dalam upaya pemulihan infrastruktur jembatan pascabanjir di wilayah tersebut.
Bantuan dari pemerintah pusat dan institusi keamanan negara itu dinilai sangat krusial, terutama dalam percepatan pembangunan kembali sejumlah jembatan vital yang sempat terputus dan melumpuhkan mobilitas warga akibat terjangan bencana alam.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara, Ir. Jaffar, S.T., M.S.M., Senin (6/7/2026), mengatakan wujud nyata dari sinergi itu terlihat dari pembangunan berbagai jenis jembatan darurat dan permanen di sekian banyak titik, seperti jembatan Bailey, jembatan Garuda, hingga jembatan perintis.
Ia memaparkan bahwa saat ini progres pembangunan infrastruktur penghubung di Aceh Utara tersebut berada dalam berbagai tahapan, mulai dari yang masih dalam proses pelaksanaan fisik, hingga sebagian besar yang telah rampung dan berstatus fungsional.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah merasa sangat terbantu dengan kehadiran infrastruktur pascabanjir tersebut dalam mempercepat masa pemulihan wilayah.
Kondisi fasilitas penyeberangan yang kini sudah kembali fungsional itu telah dirasakan langsung manfaat positifnya oleh masyarakat luas, khususnya dalam menunjang kelancaran transportasi sehari-hari dan memulihkan kembali denyut roda perekonomian warga saat menjalankan aktivitas mencari rezeki.
Sebagai langkah penyempurnaan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menaruh harapan besar kepada Presiden RI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) agar berkenan membantu penambahan alokasi anggaran guna merampungkan pembangunan sisa infrastruktur jembatan yang belum terbangun.
Pihaknya menyadari bahwa tambahan dukungan dana tersebut sangat dibutuhkan, mengingat masih ada sejumlah titik kerusakan yang kemungkinan belum terinput seluruhnya ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) daerah setempat.(Aceh/Jamaluddin)


