LHOKSEUMAWE – Personel Polsek Muara Satu Polres Lhokseumawe bergerak cepat ke lokasi kebakaran satu unit warung berkonstruksi kayu milik warga di Dusun C, Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Rabu (23/9/2026) pagi.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kapolsek Muara Satu IPTU Abdul Karim mengatakan, begitu menerima informasi kejadian, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan memastikan situasi di sekitar tempat kejadian tetap kondusif. Petugas juga membantu mengatur warga yang berada di sekitar lokasi agar tidak menghambat proses pemadaman.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 08.40 WIB ketika pemilik warung, Asnawi Adip (47), sedang memanaskan air di dapur. Setelah melayani pembeli, pemilik kembali ke dapur dan mendapati bagian samping dinding warung telah terbakar. Api kemudian merembet ke bagian atap bangunan.
Sekitar pukul 09.00 WIB, satu unit pemadam kebakaran dari PT Perta Arun Gas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Personel kepolisian turut memastikan akses menuju lokasi tetap terbuka sehingga proses pemadaman dapat berlangsung dengan lancar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.
“Personel tidak hanya melakukan pengamanan TKP, tetapi juga membantu kelancaran proses pemadaman, mengumpulkan bahan keterangan dari pemilik dan saksi serta melakukan pendataan awal terhadap korban maupun kerugian akibat kejadian tersebut,” ujar Kapolsek.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, dua orang mengalami luka bakar ringan, yakni Saiful yang mengalami luka bakar pada tangan kiri dan Roslinawati pada bagian leher.
Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta, meliputi barang dagangan, pakaian, peralatan rumah tangga, lemari dan kulkas.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat menggunakan kompor, peralatan listrik maupun sumber api lainnya.
Masyarakat juga diminta memastikan api benar-benar padam setelah selesai memasak serta memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala dan tidak meninggalkan sumber api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.
“Jika terjadi kebakaran, masyarakat diharapkan segera menyelamatkan diri, menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian serta tidak berkerumun di sekitar lokasi agar proses penanganan dapat berjalan cepat dan aman,” pungkasnya.


