Lhokseumawe – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah hukum Polsek Muara Satu, Polres Lhokseumawe, kembali berjalan lancar dengan pengawalan dan pemantauan dari personel kepolisian, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kapolsek Muara Satu IPTU Abdul karim mengatakan, Polri berkomitmen mendukung penuh setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.
“Personel kami melakukan monitoring dan pengamanan agar seluruh proses penyaluran berjalan lancar. Kehadiran Polri diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Kapolsek.
Pada kegiatan tersebut, penyaluran dilakukan melalui empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Blang Pulo 1, SPPG Blang Pulo 2, SPPG Blang Pulo 3, dan SPPG Batuphat Barat. Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, olahan telur, lauk pendamping, sayuran, serta buah-buahan, dengan variasi menu yang telah disesuaikan oleh masing-masing SPPG berdasarkan rekomendasi ahli gizi.
Secara keseluruhan, sebanyak 10.406 porsi makanan bergizi disalurkan kepada para penerima manfaat yang meliputi siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, santri pondok pesantren, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kecamatan Muara Satu. Selain makanan untuk pelajar, sejumlah SPPG juga menyalurkan paket gizi khusus bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Kapolsek menambahkan, pengamanan yang dilakukan personel bertujuan memastikan distribusi berlangsung tertib, aman, serta tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah maupun pelayanan di posyandu.
Polres Lhokseumawe akan terus mendukung serta mengawal berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

