LHOKSEUMAWE — SMKS Ulumuddin Lhokseumawe menggelar kegiatan pembekalan bagi siswa yang akan mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakerin) pada 19-20 Mei 2026 di Laboratorium sekolah setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa sebelum terjun langsung ke dunia kerja.
Kepala SMKS Ulumuddin Lhokseumawe, T. Mahmudi, M.Pd., menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan tahap penting dalam membentuk kesiapan mental dan profesional siswa. “Kami ingin siswa tidak hanya siap dari segi keterampilan, tetapi juga memiliki etika kerja, disiplin, dan tanggung jawab yang baik saat berada di lingkungan industri,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Pembekalan prakerin mencakup berbagai materi penting, seperti pengenalan dunia industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), komunikasi profesional, serta pemahaman budaya kerja di perusahaan. Materi tersebut disampaikan oleh sejumlah guru dari berbagai kompetensi keahlian di SMK tersebut, seperti dari Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Sementara itu, salah-satu guru pemateri, Mukhlis Azmi, S.T., menekankan pentingnya sikap adaptif dan profesionalisme siswa. “Disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama agar siswa dapat menjalani prakerin dengan optimal,” katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai kompetensi keahlian yang akan ditempatkan di sejumlah instansi dan perusahaan mitra di wilayah Aceh dan sekitarnya. Melalui program ini, sekolah berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri, sekaligus meningkatkan kualitas lulusan.
Program prakerin merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan kejuruan yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa. Dengan pembekalan yang matang, diharapkan siswa mampu menunjukkan kinerja yang baik dan membawa nama baik sekolah selama menjalani masa praktik.
Penulis: Rio Jamal


